Laman

Selasa, 20 Juni 2017

Setelah lulus akan kemana part II

Sore ini tiba tiba aku merasa, mungkin hikmah dari sedikit telat lulus per TA an ini adalah bahwa agar aku tidak begitu canggung saat pergi. Yeah akhirnya aku kembali bernostalgia, terbayang hari hari kuliah yang indah, persahabatan dan hari hari lucu maupun hectic. Semua terasa sangat cepat berlalu. Ya itulah waktu, tak dapat diam sebentar ia akan terus bergerak. Berlalu dan tersadar bahwa detik detik yg telah terlampaui sangatlah berharga.

Ada rasa sedih di tinggal teman2, terutama sahabat, kenangan lama yg begitu lekat dengan ingatan, tumpahan curahan hati, sampai menangis di sebuah warung makan. Itulah manis pahitnya masa kuliah yg andai bisa tertulis dan terketik dengan mudah pada buku catatan, mungkin membawa linangan air mata di kenang.

Masuk itb adalah perantara mengapa aku mengenal mereka dan mengapa aku di Bandung. Rasanya aku ingin sekali bisa lebih lama hidup di bandung, kota penuh kenangan, tapi sayang waktuku hampir habis. Aku ingin sekali kembali s2 di bandung? Tapi sayang aku harus menunggu tahun depan. Kalau mendapat pekerjaan di bandung, mungkin aku akan tetap di bandung.

Ah tapi mungkin aku kan merasa sepi juga, sahabat2ku mungkin sudah takkan di bandung lagi, mereka melanjutkan hidup, entah bekerja, menikah, atau pulang ke rumah.

Membayangi hari2 wisuda sangatlah bahagia, namun ada rasa sedih setelah itu tentunya. Dan harus menghadapi kerasnya dunia kerja setelah itu. Inilah yg aku pikirkan saat ini.